NPWP Pajak

Kapan Harus Daftar NPWP ?






Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Salah satu konsekuensi dari self assessment system adalah setiap wajib pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai ketentuan perundang-undangan wajib mendaftarkan diri pada kantor DJP untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak. NPWP adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Beberapa fungsi dan manfaat dari NPWP adalah sebagai berikut:

  • Sarana dalam administrasi perpajakan, yaitu untuk menjaga ketertiban dalam hal pembayaran dan pengawasan administrasi perpajakan
  • Menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan pelayanan umum, seperti kartu kredit bank, paspor, dan persyaratan pegawai untuk beberapa instansi

Secara umum NPWP dapat diklasifikasikan menjadi NPWP Orang Pribadi dan Badan. Untuk Orang Pribadi, seseorang sudah menjadi subjek pajak sejak dilahirkan dan berakhir ketika meninggal dunia. Menjadi subjek pajak tidak serta merta menjadikannya sebagai Wajib Pajak (WP). Karena terdapat 2 syarat sebagai WP, yaitu syarat subjektif dan syarat objektif.

Seseorang sudah memenuhi persyaratan subjektifnya sejak ia dilahirkan atau jika orang tersebut berada atau bertempat tinggal di Indonesia melebihi 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan, maka orang tersebut telah menjadi subjek pajak. Sedangkan yang menjadi syarat objektifnya adalah memperoleh penghasilan.

Pendaftaran NPWP

Pendaftaran NPWP dilakukan paling lambat 1 bulan setelah saat usaha mulai dijalankan atau akhir bulan berikutnya setelah penghasilan yang bersangkutan melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Walaupub dalam kondisi penghasilan yang diperoleh masih dibawah PTKP, seseorang tetap dapat memilih untuk mendaftarkan diri guna memperoleh NPWP.

Pendaftaran NPWP Orang Pribadi dapat dilakukan dengan cara langsung atau online. Pendaftaran secara langsung dilakukan dengan datang langsung pada KPP sesuai dengan wilayah kedudukan/domisili dengan membawa dokumen pendukung. Sedangkan, untuk pendaftaran  online dilakukan melalui situs resmi Direktorat Jenderal Pajak, yaitu https://ereg.pajak.go.id/login dengan mengikuti tahapan sesuai petunjuk dalam situs.

Apabila seseorang yang telah memenuhi persyaratan tidak mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP sampai dengan saat yang ditentukan, maka pada titik tersebut dimulainya official assessment system dari DJP, dengan menerbitkan NPWP secara jabatan.

Referensi :

UU KUP, UU PPh

 

Oleh : satriamade

Hubungi Kami

 

One comment

Leave a Reply